MAKNA “ILAH”

Makna ilah yang sebenarnya dapat kita fahami dari kata akar yang membentuknya. Ilah terbentuk dari kata kerja aliha. Dalam bahasa Arab alihahu bererti:

1.Merasa tenteram kepadanya sehingga ia asyik dengannya dan engan meninggalkannya
2.Berlindung dengannya kerana kagum kepada kekuatan, kehebatan dan kekuasaanya.
3.Rindu kepadanya kerana keberadaanya memberikan rasa tenteram dan aman sehingga ia berusaha untuk selalu dekat denganya.
4.Sangat mencintainya dengan hati yang tulus kerana tiga hal di atas. Apabila keempat-empat perkara ini diketahui, dirasakan dan diyakini maka ia akan:
5.Menyembahnya dan siap mengorbankan apa sahaja kerananya demi cinta yang mententeramkan, melindungi dan selalu ia rindukan.

Seseorang mengilahkan (mempertuhankan) sesuatu kerana ia merasa bahawa sesuatu itu sempurna, hebat dan mententeramkannya kerana memberikan jaminan dan perlindungan. Kerana itu ia menjadi sangat mencintainya, sangat merendahkan diri kepadanya dan sangat tunduk serta patuh kepadanya. Hal ini membawa kepada pengabdian kepadanya. Justeru, secara umumnya aliha bermaksud pengabdian kepadanya.

Berdasarkan maksud aliha di atas, ilah adalah:
1.Sesuatu yang diharapkan kerana ia memiliki kekuasaan memberi manfaat dan mengabulkan permintaan orang yang berharap kepadanya.
2.Sesuatu yang ditakuti kerana ia akan murka dan menyiksa sesuatu yang membangkang perintahnya.
3.Sesuatu yang diikuti kerana petunjuknya adalah benar dan menjamin keselamatan.
4.Sesuatu yang dicintai kerana rahmat dan cintanya amat besar dicurahkan kepada hamba-hambanya. Pemberiannya tidak pernah terhenti.
5.Kerana itu, maka ia adalah sesuatu yang disembah.

Kerana sifat-sifat kesempurnaannya itu maka ia adalah sesuatu yang berhak mendapat kesetiaan dan ketaatan, ia adalah pemegang kekuasaan. Islam memandang bahawa hanya Allah sahaja satu-satunya yang memiliki sifat-sifat kesempurnaan tersebut. Memperlakukan selain Allah sebagaimana perlakuan yang diberikan kepada Allah adalah kemusyrikin yang sangat bodoh dan menjerumuskan manusia kelembah kehancuran.
Allah sebagai satu-satunya Zat yang berhak diharapkan.

Maka apabila kamu Telah selesai (dari sesuatu urusan), kerjakanlah dengan sungguh-sungguh (urusan) yang lain. Dan Hanya kepada Tuhanmulah hendaknya kamu berharap.(94:7-8)

Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang aku, Maka (jawablah), bahwasanya Aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia memohon kepada-Ku, Maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah-Ku) dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku, agar mereka selalu berada dalam kebenaran.(2:186)

Dan Tuhanmu berfirman: "Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Kuperkenankan bagimu. Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri dari menyembah-Ku akan masuk neraka Jahannam dalam keadaan hina dina". (40:60)

Maka kami memperkenankan doanya, dan kami anugerahkan kepada nya Yahya dan kami jadikan isterinya dapat mengandung. Sesungguhnya mereka adalah orang-orang yang selalu bersegera dalam (mengerjakan) perbuatan-perbuatan yang baik dan mereka berdoa kepada kami dengan harap dan cemas. dan mereka adalah orang-orang yang khusyu' kepada kami.Dan (ingatlah kisah) Maryam yang Telah memelihara kehormatannya, lalu kami tiupkan ke dalam (tubuh)nya ruh dari kami dan kami jadikan dia dan anaknya tanda (kekuasaan Allah) yang besar bagi semesta alam.(21:90-91)

Allah sebagai satu-satunya Zat yang berhak ditakuti

Mengapakah kamu tidak memerangi orang-orang yang merusak sumpah (janjinya), padahal mereka Telah keras kemauannya untuk mengusir Rasul dan merekalah yang pertama mulai memerangi kamu?. mengapakah kamu takut kepada mereka padahal Allah-lah yang berhak untuk kamu takuti, jika kamu benar-benar orang yang beriman. (9:13)

Allah sebagai satu-satunya zat yang berhak ditaati


Maka segeralah kembali kepada (mentaati) Allah. Sesungguhnya Aku seorang pemberi peringatan yang nyata dari Allah untukmu. (51:50)

Dan Ibrahim berkata:"Sesungguhnya Aku pergi menghadap kepada Tuhanku, dan dia akan memberi petunjuk kepadaku. (37:99)

Allah sebagai satu-satunya Zat yang berhak dicintai lebih dari yang lain


Dan diantara manusia ada orang-orang yang menyembah tandingan-tandingan selain Allah; mereka mencintainya sebagaimana mereka mencintai Allah. adapun orang-orang yang beriman amat sangat cintanya kepada Allah. dan jika seandainya orang-orang yang berbuat zalim itu mengetahui ketika mereka melihat siksa (pada hari kiamat), bahwa kekuatan itu kepunyaan Allah semuanya, dan bahwa Allah amat berat siksaan-Nya (niscaya mereka menyesal). (2:165)

Sesungguhnya orang-orang yang beriman ialah mereka yang bila disebut nama Allah gemetarlah hati mereka, dan apabila dibacakan ayat-ayatNya bertambahlah iman mereka (karenanya), dan Hanya kepada Tuhanlah mereka bertawakkal. (8:2)

Katakanlah: "Jika bapa-bapa , anak-anak , saudara-saudara, isteri-isteri, kaum keluargamu, harta kekayaan yang kamu usahakan, perniagaan yang kamu khawatiri kerugiannya, dan tempat tinggal yang kamu sukai, adalah lebih kamu cintai dari Allah dan RasulNya dan dari berjihad di jalan nya, Maka tunggulah sampai Allah mendatangkan Keputusan NYA". dan Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang fasik. (9:24)


Justeru Allah s.w.t adalah satu-satunya Zat yang berhak disembah kerana Dialah pemilik segala kesetiaan dan ketaatan serta pemilik tunggal kekuasaan.

Allah sebagai pemilik segala kesetiaan, ketaatan dan pemilik tunggal kekuasaan. Dan sungguhnya kami Telah mengutus Rasul pada tiap-tiap umat (untuk menyerukan): "Sembahlah Allah (saja), dan jauhilah Thaghut itu", Maka di antara umat itu ada orang-orang yang diberi petunjuk oleh Allah dan ada pula di antaranya orang-orang yang Telah pasti kesesatan baginya. Maka berjalanlah kamu dimuka bumi dan perhatikanlah bagaimana kesudahan orang-orang yang mendustakan (rasul-rasul). (16:36)

Hai manusia, sembahlah Tuhanmu yang Telah menciptakanmu dan orang-orang yang sebelummu, agar kamu bertakwa, (2:21)

Sesungguhnya Pelindungku ialahlah yang Telah menurunkan Al Kitab (Al Quran) dan dia melindungi orang-orang yang saleh. (7:196)

Allah pelindung orang-orang yang beriman; dia mengeluarkan mereka dari kegelapan (kekafiran) kepada cahaya (iman). dan orang-orang yang kafir, pelindung-pelindungnya ialah syaitan, yang mengeluarkan mereka daripada cahaya kepada kegelapan (kekafiran). mereka itu adalah penghuni neraka; mereka kekal di dalamnya. (2:257)

Sesungguhnya Tuhan kamu ialah Allah yang Telah menciptakan langit dan bumi dalam enam masa, lalu dia bersemayam di atas 'Arsy . dia menutupkan malam kepada siang yang mengikutinya dengan cepat, dan (diciptakan-Nya pula) matahari, bulan dan bintang-bintang (masing-masing) tunduk kepada perintah-Nya. Ingatlah, menciptakan dan memerintah hanyalah hak Allah. Maha Suci Allah, Tuhan semesta alam. (7:54)

Karena itu janganlah kamu takut kepada manusia, (tetapi) takutlah kepada-Ku. dan janganlah kamu menukar ayat-ayat-Ku dengan harga yang sedikit. barangsiapa yang tidak memutuskan menurut apa yang diturunkan Allah, Maka mereka itu adalah orang-orang yang kafir. (5:44)

Barangsiapa tidak memutuskan perkara menurut apa yang diturunkan Allah, Maka mereka itu adalah orang-orang yang zalim. (5:45)

Barangsiapa tidak memutuskan perkara menurut apa yang diturunkan Allah, Maka mereka itu adalah orang-orang yang fasik . (5:47)